Tanggal 05 Juni 2008
Ayah dan Bunda sampai di rumah Jakarta kembali, setelah hampir 4 minggu Bunda di rumah ortu Bunda untuk menenangkan diri. Saat Bunda masuk kamar dan membuka pintu…Bunda mencium aroma wangi bayi di kamar…kemudian Bunda memanggil Ayah…’Ayah…di kamar wangi..wangi bayi…ayah mencium wangi itu ngga? Wangi darimana ya ay?... ‘Iya de…Ayah kan pernah bilang saat ade di Banjar, ayah mencium wangi bayi di kamar dan tar hilang, tar wangi lagi…Ayah juga ga tau darimana asalnya…mungkin dede-nya ada di kamar’…
’Iya ay’…
Bunda melihat sekeliling kamar dan merasakan ada yang hilang…’Ay…baju dede dimana? Ade pengen liat’…’baju dede udah disimpan ama mamak…liatnya tar ya kalo dede-nya Khaled udah lahir’…Bunda terdiam…’Ay…ade pengen liat..ade kangen ma dede’…’tar kan qt ke tempat dede…liat bajunya tar kalo dede-nya Khaled udah lahir’…’iya ay’…
Kamar ini…begitu banyak kenangan indah bersama dede…di tempat inilah engkau hadir, di tempat inilah engkau bermain bersama ayah bunda dan di tempat inilah engkau menghembuskan nafas terakhirmu…Bunda membutuhkan kekuatan hati untuk memasukinya kembali setelah kepergianmu…2 minggu setelah kepergianmu Bunda di kamar adik ayah…Saat pertama kali masuk kamar pun Bunda tidak kuat…Bunda menangis…Bunda selalu ingat dirimu de…
Ya Allah..berilah hamba kekuatan hati, kelapangan dada dan keikhlasan hati untuk menghadapi semuanya…
0 Comments:
Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
